Kesedihan (di dunia). merupakan sebuah tempat, yang kan dilalui oleh setiap orang dalam perjalananya menuju ke Akhirat. Tapi kesedihan itu tidak dibahas di dalam Al Quran, melainkan manhiyan (dilaran) - kamu jangan bersedih, dan manfiyan (dinafikan)- tidak, kamu tidak boleh sedih.
ولم يأت الحزن في القرآن
إلا منهيا عنه أو منفيا
وسر ذلك
ان الحزن مو قف غير مسيّر
و لامصلحة فيه للقلب
واحب شي ء الي الشيطان
ان يحزن العبد
ليقطعه عن سيره
ويو قفه عن سلوكه
kesedihan tidak dibahas
di dalam Al Quran
melainkan (kesedihan itu)
dilarang atau dinafi-kan
----
Dan rahasianya....
kenapa keSEDIHan itu
dilarang dan harus dihilangkan?
kata ibnul qoyyim
Karena ini adalah suatu keadaan
yang TIDAK menguntungkan
TIDAK menggerakkan seseorang
(orang sedih itu malah berhenti, tidak menguntungkan)
juga TIDAK ada kemashlahatanya
buat hati ❤️
Dan sesuatu yang paling DICINTAI syaitan
adalah kesedihan itu
ketika dia mampu membuat hamba Alloh jadi sedih
karena dengan sedih itu,
terputuslah perjalananya
maksudnya kalau orang sedih itu
berhenti semua....
orang tadinya aktif apa... luar biasa berbuat kebaikan
begitu sedih, dia berhenti sebentar
kenapa?
karena sedang sedih
Syaitan itu pinginya seperti itu, kalau ada orang berbuat kebaikan, cara untuk menghentikanya dibuat, sedih. Wa yuqifuhu 'an suluukih.. juga dihentikan dari suluknya (dari perjalanan ) yang merupakan upaya untuk memperbaiki diri.
Ust. Budi Ashari
Comments
Post a Comment