Berikut ini adalah transkrip dari Ceramah Kyai Sa'id Aqil Siradj, yang kami cuplik ketika membahas tentang tafaqquh fiddin. Beliau memaparkan tentang penggunaan fi'il mudhore' pada kata tafaqquh, yang ada di dalam al quran. Smeoga bermanfaat. Alloh berfirman menggunakan fi'il mudhore'. وَمَا كَانَ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ لِیَنفِرُوا۟ كَاۤفَّةࣰۚ فَلَوۡلَا نَفَرَ مِن كُلِّ فِرۡقَةࣲ مِّنۡهُمۡ طَاۤىِٕفَةࣱ لِّ یَتَفَقَّهُوا۟ فِی ٱلدِّینِ وَلِیُنذِرُوا۟ قَوۡمَهُمۡ إِذَا رَجَعُوۤا۟ إِلَیۡهِمۡ لَعَلَّهُمۡ یَحۡذَرُونَ Surat At Taubah 122 yatafaqqohu fi'il mudhore' itu zamanya hal dan istiqbal. Fi'il mudhore itu kata kerja yang zamanya sekarang dan akan datang (future). Artinya ketika kita memahami agama harus menyiapkan pemahaman untuk sekarang dan masa depan harus kontekstual, harus nyambung (muqtadhol hal) munasabah liz zaman wal makan sekarang dan yang akan datang Imam Asy Syaf'i niku wonten qoul qodim wonten qoul hadits ada pendapat ketika beliau tinggal di ...